
BATANG HARI (MTsN 6) – Selasa (21/7), Mengawali Tahun Pelajaran 2026/2027, guru mata pelajaran Bahasa Indonesia MTsNegeri 6 Batang Hari, Herly Octasaputra, S.Pd., M.Pd., menggelar kegiatan Asesmen Diagnostik Kognitif Awal bagi murid-murid di ruang kelas pada Selasa (21/7).
Langkah inovatif ini dilakukan untuk memetakan serta mengukur tingkat kemampuan dasar Bahasa Indonesia murid sebelum dimulainya proses pembelajaran efektif secara menyeluruh.
Dalam pelaksanaannya, proses asesmen dikemas secara interaktif dan memanfaatkan media pembelajaran digital berbasis proyektor. Murid diajak menyelesaikan tantangan latihan tata bahasa, seperti pemahaman Ejaan Bahasa Indonesia (EBI), struktur kalimat, serta penggunaan tanda baca yang tepat melalui tampilan visual yang menarik dan mudah dipahami.
Herly Octasaputra menyampaikan bahwa pelaksanaan asesmen diagnostik di awal tahun ajaran ini merupakan bagian penting dari penerapan Kurikulum Merdeka. Melalui hasil asesmen ini, guru dapat mengidentifikasi keberagaman kemampuan dasar, gaya belajar, hingga potensi kendala yang dihadapi peserta didik sejak hari pertama.
"Asesmen diagnostik ini menjadi pijakan bagi kami untuk merancang strategi pembelajaran yang tepat sasaran (teaching at the right level). Dengan mengetahui peta kemampuan awal murid, proses pembelajaran Bahasa Indonesia ke depan dapat disesuaikan agar seluruh murid bisa berkembang secara optimal sesuai dengan potensinya masing-masing," terangnya.
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini mendapat respon sangat positif dari para murid. Pihak madrasah pun terus mendukung pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan murid.
(Hosaw)
|
385x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...