
Batang Hari (MTsNegeri 6 Batang Hari) —
Kegiatan Pesantren Ramadan 1447 H di MTsNegeri 6 Batang Hari resmi ditutup pada hari terakhir pelaksanaannya dengan rangkaian kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat dan penuh makna. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa serta didampingi oleh guru dan tenaga kependidikan madrasah.
Seperti hari-hari sebelumnya, kegiatan diawali dengan salat Dhuha berjamaah di musala madrasah. Setelah itu, para siswa melanjutkan kegiatan dengan khataman Al-Qur’an, sebagai penutup rangkaian tadarus yang telah dilaksanakan selama kegiatan Pesantren Ramadan.
Suasana haru dan khusyuk terasa saat para siswa bersama-sama menyelesaikan bacaan Al-Qur’an. Khataman ini menjadi simbol keberhasilan siswa dalam memanfaatkan bulan suci Ramadan untuk memperbanyak membaca Al-Qur’an serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Setelah khataman Al-Qur’an, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian informasi terkait masa libur Ramadan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MTsNegeri 6 Batang Hari, Ibu Umi Narni, S.Ag. Dalam arahannya, beliau mengingatkan para siswa agar tetap menjaga ibadah selama masa libur serta memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang bermanfaat di rumah.
“Walaupun sedang libur sekolah, kita berharap para siswa tetap menjaga semangat ibadah di rumah, seperti melaksanakan salat, membaca Al-Qur’an, serta membantu orang tua,” pesannya kepada para siswa.
Kegiatan Pesantren Ramadan kemudian ditutup secara resmi oleh Kepala MTsNegeri 6 Batang Hari, Suyatno, S.Pd.I., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa, guru, dan panitia yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan Pesantren Ramadan tahun ini.
Ia berharap nilai-nilai keagamaan yang telah diperoleh selama kegiatan Pesantren Ramadan dapat terus diamalkan oleh para siswa dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga apa yang telah kita pelajari dan lakukan selama Pesantren Ramadan ini dapat menjadi bekal bagi kita semua untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih taat beribadah, dan berakhlakul karimah,” ujarnya.
Sebagai penutup kegiatan, seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan melaksanakan tradisi saling bersalaman sebagai bentuk saling memaafkan menjelang Hari Raya Idulfitri. Para siswa tampak berbaris untuk bersalaman dengan para guru dan tenaga kependidikan, sementara sesama siswa juga saling berjabat tangan dan bermaafan.
Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa dalam momen tersebut, mencerminkan nilai ukhuwah, kebersamaan, dan saling memaafkan yang menjadi bagian penting dalam menyambut datangnya Hari Raya Idulfitri. Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan kekeluargaan di lingkungan MTsNegeri 6 Batang Hari semakin erat dan penuh keberkahan.
(HOSAW)
|
45x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...