
Batang Hari (MTsN 6 Batang Hari)
Dalam upaya meningkatkan profesionalisme dan kompetensi pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), Kaur Tata Usaha MTsN 6 Batang Hari, Imaroh, mengikuti kegiatan Workshop Tata Kelola dan Pemanfaatan Aset BMN di Madrasah yang diselenggarakan oleh Subbag TU Direktorat KSKK Madrasah, pada Kamis (09/10/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini mengusung tema GEMMERICIK: Gerakan Masyarakat Mewujudkan Republik Indonesia Cerdas, Indah, dan Kuat.Sebanyak 270 peserta dari seluruh Indonesia yang merupakan pengelola BMN madrasah turut ambil bagian dalam workshop tersebut. Adapun narasumber kegiatan yaitu Ahmad Hidayatullah dari Biro Keuangan dan BMN Kementerian Agama RI.
Dalam paparannya, Ahmad Hidayatullah menekankan pentingnya penataan dan pengelolaan BMN secara profesional dan akuntabel.
Setiap aset harus diberi label, dijaga dengan baik, dan tidak boleh mangkrak lebih dari dua tahun. Lakukan inventarisasi secara lengkap dan jelas, serta programkan kebutuhan BMN dalam penyusunan anggaran agar pengelolaan lebih maksimal, tegasnya.
Beliau juga menjelaskan bahwa terdapat delapan siklus pengelolaan BMN sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014, yaitu:
1. Perencanaan
2. Pengadaan
3. Penatausahaan
4. Penggunaan
5. Pemanfaatan
6. Pengamanan dan Pemeliharaan
7. Pemindahtanganan dan Pemusnahan
8. Penghapusan
Sementara itu, Imaroh, selaku Kaur TU MTsN 6 Batang Hari, mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya dapat mengikuti kegiatan tersebut.
Alhamdulillah, melalui workshop ini kami mendapatkan banyak ilmu baru tentang pengelolaan BMN yang baik dan benar. Insyaallah, pengetahuan ini akan kami terapkan di lingkungan MTsN 6 Batang Hari agar pengelolaan aset madrasah semakin tertib dan profesional, ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut.
Terima kasih kepada Direktorat KSKK Madrasah atas kesempatan berharga ini. Semoga ke depan lebih banyak lagi kegiatan pengembangan kompetensi seperti ini agar aparatur madrasah semakin siap mendukung program-program Kementerian Agama Republik Indonesia, pungkasnya.
Dengan adanya workshop ini, diharapkan para pengelola BMN madrasah, termasuk MTsN 6 Batang Hari, semakin mampu menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam mengelola aset negara demi mendukung kemajuan dunia pendidikan madrasah di Indonesia. (IM)
|
374x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...