
Batang Hari (MTsN 6 Batang Hari)
Seperti biasanya setiap Jum’at pagi MTsN 6 Batang Hari selalu melaksanakan kegiatan yasinan. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dan didampingi oleh personil guru dan pegawai MTsN 6 Batang Hari. Adapun sebagai petugas pada hari Jum’at (07/02/2025) adalah kelas 8.3. Adapun sebagai petugas kultum yaitu yaitu Oktaria Susanti dengan mengambil tema “Memahami Peristiwa Isra’ Mi’rajâ€.
Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang memberikan kita kesempatan untuk beribadah di hari Jum’at ini yaitu dalam kegiatan pembacaan yasin, tahlil dan kultum. Semoga Allah SWT senantiasa merahmati dan memberkati junjungan kita Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan sahabat-sahabatnya. Mari kita panjatkan shalawat serta salam sebagai wujud penghormatan dan rasa cinta kita kepada mereka.
Pada kesempatan kali ini, saya ingin mengajak menyampaikan kultum tentang memahami peristiwa isra’ mi’raj. Teman-teman yang berbahagia, perayaan Isra’ mi’raj adalah salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam yang diperingati setiap tahun di Indonesia. Meskipun kita merayakan peristiwa ini pada tanggal 27 Rajab, banyak yang bertanya-tanya tentang kisah di balik peristiwa tersebut. Apa sebenarnya yang terjadi dalam isra mi’raj? Apa makna di balik perjalanan luar biasa Nabi Muhammad yang diceritakan dalam hadis dan Al-Qur’an ?
Kita bisa mengetahui tentang kisah yang dijalani Rasulullah SAW pada tanggal 27 Rajab atau tahun 621 Masehi silam dari kandungan surah Al Isra’ ayat 1, yang artinya "Maha suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat."
Teman-taman sekalian, meskipun peristiwa ini sudah berlalu selama berabad-abad kemudian, namun peristiwa ini menjadi tonggak penting bagi Islam hingga melahirkan perintah sholat 5 waktu yang turun langsung dari Allah SWT.
Isra Mi’raj bukan hanya sekadar perjalanan fisik Nabi Muhammad, tetapi juga simbol dari perjalanan spiritual umat Islam menuju kedekatan dengan Allah. Perintah shalat yang diterima oleh Nabi Muhammad di akhir perjalanan adalah inti dari peristiwa ini. Shalat menjadi pilar utama dalam ajaran Islam, sebagai sarana untuk menghubungkan umat Islam dengan Allah.
Oleh karena itu penting bagi kita untuk memperingati isra’ mi’raj setiap tahun. Karena apa, dengan memperingati peristiwa isra’ mi’raj ini mengingatkan kepada kita semua tentang peristiwa yang terjadi dan dialami oleh Nabi Muhammad SAW saat itu.
Selain itu pula mengingatkan juga kepada kita semua akan kebesaran dan keagungan Allah, sehingga terjadi peristiwa isra’ mi’raj ini. Jika kita fahami secara nyata maka tidak akan tembus denga mata dan fikiran kikran kita sebagai manusia biasa.
Namun, yang pasti adalah bahwa peristiwa isra mi’raj mengajarkan umat Islam tentang pentingnya disiplin ibadah, khususnya shalat, serta mengingatkan kita untuk selalu menjaga hubungan spiritual dengan Allah.
Dari kultum pagi ini dapat diambil kesimpulan bahwa isra mi’raj adalah peristiwa yang mengandung makna mendalam tentang kedekatan dengan Allah dan pentingnya ibadah dalam kehidupan seorang Muslim. Meskipun berbagai pandangan ada mengenai bagaimana peristiwa ini terjadi, inti dari kisah ini adalah sebagai bentuk penghormatan kepada Nabi Muhammad serta pengingat untuk umat Islam agar selalu menjaga hubungan mereka dengan Allah melalui shalat.
Akhir kata, sampailah kita pada penutupan. Saya pribadi mengharapkan semoga melalui kultum pagi ini kita dapat mengambil hikmah dan pelajaran yang baik bagi kita semua. (IM)
|
596x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...