
Batang Hari (MTsN 6 Batang Hari)
Seperti kita ketahui bersama bahwa saat ini kita sedang berada dalam dalam bulan suci ramadhan, di mana dalam bulan suci ramadhan ini ada banyak hal yang harus membuat manusia untuk introspeksi diri, mengapa demikian karena dengan berpuasa ini kita banyak merasakan hal-hal untuk memperbaiki diri kita. Misalnya jika pada hari biasa kita berbuat seenaknya saja makan minum atau berlaku sembarangan lah. Namun di bulan ramadhan ini seharusnya kita bisa mengontrol diri jika ingin berbuat.
Jika melihat hal tersebut mari kita hubungkan dengan fakta di lapangan, benarkah demikian adanya. Saat ini jika kita melihat fakta di lapangan ternyata masih banyak orang yang belum bisa mengontrol diri dalam melaukan hal-hal yang dilarang Allah, meski dalam keadaan berpuasa ramadhan. Hal ini patut kiranya kita telusuri bersama, mengapa hal demikian bisa terjadi. Benarkah orang belum sadar jika dirinya sedang berada dalam bulan ramadhan, bulan yang suci yang seharusnya seorang manusia tidak menodainya dengan perbuatan-perbuatan yang dolarang Allah. Sehingga orang tidak takut lagi akan adanya Allah yang seharusnya ditakuti jika akan melanggar apa yang dilarang Allah SWT.
Hal inilah yang patut kita ketahui bersama dan seharusnya puasa Ramadhan merupakan wadah untuk melatih kita untuk bersabar dan ikhlas dalam menjalani kehidupan, dengan utuan agar bertaqwa kepada Allah SWT. Orang yang berpuasa berupaya untuk menahan diri dari berbagai hal yang dapat membatalkan dan mengurangi nilai-nilai ibadah puasa. Bukan hanya menahan lapar dan haus saja, namun puasa juga menjadi alat untuk mengontrol diri dari menahan emosional dan hawa nafsu. Sehingga berpuasa dapat menjadi pribadi yang sehat jasmani dan rohani.
Oleh karena itu kita harus yakin bahwa puasa ramadhan merupakan momentum untuk melakukan peleburan dosa. Hal ini sesuai dengan sabda Rasullah SAW :
“Setiap hamba yang berpuasa di jalan Allah, Allah akan menjauhkannya dari api neraka sejauh perjalanan tujuh puluh tahun†(H. R. Bukhari Muslim).
Jadi muslim yang baik tidak akan menyia-nyiakan kesempatan yang ia dapatkan selama berada di bulan Ramadhan saja. Mari selaku umat manusia menjadi insan yang islami dan jadikan bulan Ramadhan ini bulan yang memperbaiki diri kita. Sehingga apa yang kita lakukan di bulan suci ramadhan akan bernilai fahala dihadapan Allah SWT kelak di akhirat nanti. (Oleh Idham Kholid, S.Pd.I. M.Pd.I guru MTsN 6 Batang Hari/ Editor : Imaroh, S.Ag)
|
1270x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...