
BATANG HARI — Komitmen penguatan transparansi dan tata kelola lembaga yang bersih terus dibuktikan oleh jajaran MTsN 6 Batang Hari. Seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di lingkungan madrasah ini telah resmi merampungkan pengisian deklarasi Conflict of Interest (COI) melalui aplikasi Sistem Informasi Pengawasan Internal (SIAPI) Kementerian Agama RI.
Langkah ini menjadi bentuk kesadaran kolektif dalam memetakan serta mencegah potensi benturan kepentingan dalam menjalankan tugas publik.
Pelaporan dilakukan secara mandiri oleh setiap instrumen pegawai dengan mengakses portal resmi SIAPI.
Salah seorang guru, Bapak Syahrul Ependi, S.Pd.I., mengungkapkan bahwa proses pengisian modul ini memberikan pemahaman baru terkait pentingnya keterbukaan di lingkungan kerja. "Pengisian modul COI di SIAPI ini sangat sistematis dan membantu kami para guru untuk lebih mawas diri serta transparan mengenai potensi benturan kepentingan, sehingga kami bisa bekerja dengan lebih tenang dan fokus pada peningkatan kualitas pendidikan," ujarnya.
Dalam prosesnya, para GTK secara transparan menginventarisasi potensi konflik kepentingan—mulai dari relasi kekeluargaan, keterlibatan bisnis, hingga aktivitas di luar tugas pokok. Data yang telah diinput selanjutnya dikirimkan langsung kepada Kepala Madrasah selaku Pimpinan Satker untuk ditelaah dan ditindaklanjuti sesuai prosedur pengawasan internal Kemenag.
Tuntasnya pengisian modul COI ini menegaskan kedisiplinan GTK MTsN 6 Batang Hari dalam merespons arahan pusat. Lebih dari sekadar pemenuhan kewajiban administratif, pelaporan ini diharapkan semakin memperkokoh budaya kerja yang jujur, akuntabel, dan profesional di lingkungan madrasah. (Hosaw)
|
103x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...