
Batang Hari (MTsN 6 Batang Hari) — Isu perundungan (bullying) menjadi sorotan utama dalam pelaksanaan Upacara Bendera Senin (03/08/2026) di MTsNegeri 6 Batang Hari. Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Ibu Umi Narni, S.Ag., yang bertindak sebagai Pembina Upacara, memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan penekanan kuat terkait pentingnya menjaga iklim sekolah yang aman dan saling menghargai.
Dalam amanatnya, Ibu Umi Narni mengingatkan seluruh siswa bahwa lingkungan madrasah harus menjadi tempat yang nyaman bagi siapa saja untuk menuntut ilmu, bebas dari rasa takut maupun tindakan intimidasi, baik secara fisik, verbal, maupun di media sosial.
"Madrasah adalah rumah kedua kita untuk membentuk akhlak. Tidak ada tempat untuk bullying dalam bentuk apa pun di MTsN 6 Batang Hari. Menghina, mengejek, atau menyakiti sesama teman bukanlah cerminan dari seorang pelajar yang berakhlakul karimah," tegas Ibu Umi Narni, S.Ag. di hadapan ratusan peserta upacara.
Beliau juga mengajak seluruh civitas akademika, mulai dari para guru hingga seluruh siswa kelas VII sampai IX, untuk saling merangkul dan berani melapor jika melihat atau mengalami tindakan perundungan. Pesan mendalam ini diharapkan dapat menanamkan rasa empati dan solidaritas yang tinggi di antara para siswa.
Amanat ditutup dengan ajakan untuk memfokuskan energi pada pencapaian prestasi akademik maupun non-akademik, sekaligus menjadikan rasa saling menghormati sebagai budaya utama di MTsN 6 Batang Hari. (Hosaw)
|
298x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...