
BATANG HARI (MTsN 6) – Kamis (23/7), Dalam upaya membentuk karakter peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia, MTsNegeri 6 Batang Hari terus konsisten menjalankan program pembiasaan ibadah, salah satunya melalui kegiatan Salat Duha berjemaah yang dilaksanakan secara rutin sebelum aktivitas pembelajaran dimulai pada Kamis (23/7).
Kegiatan spiritual yang telah menjadi tradisi positif di madrasah ini tidak hanya sekadar rutinitas, melainkan sarana efektif untuk mendidik kedisiplinan dan mempererat rasa kebersamaan antara guru dan siswa. 
Salah seorang guru MTsN 6 Batang Hari, Ustaz Syahrul Ependi, S.Pd.I., mengungkapkan bahwa pembiasaan Salat Duha merupakan fondasi penting dalam membangun ketenangan jiwa siswa sebelum menyerap ilmu di kelas.
"Alhamdulillah, pembiasaan Salat Duha ini menjadi benteng spiritual sekaligus sarana melatih istiqamah bagi anak-anak. Kami ingin para siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kelembutan hati dan keterikatan yang kuat kepada Allah SWT. Ketika mereka memulai pagi dengan beribadah, energi positif dan fokus belajar mereka di kelas insya-Allah akan jauh lebih baik," jelas Ustaz Syahrul Ependi.
Manfaat dan ketenangan dari kegiatan ibadah pagi ini juga dirasakan langsung oleh para peserta didik. Muhammad Roid Al Faras, salah seorang siswa MTsN 6 Batang Hari, mengaku sangat bersyukur dan nyaman dengan adanya rutinitas ini.
"Saya pribadi merasa sangat senang dan tenang dengan adanya pembiasaan Salat Duha berjemaah setiap pagi di madrasah. Selain bikin hati adem sebelum masuk kelas, kegiatan ini juga bikin kami makin kompak sama teman-teman dan makin terbiasa untuk tidak meninggalkan ibadah sunah," ungkap Muhammad Roid Al Faras dengan senyum ramah. 
Melalui komitmen yang terus dijaga ini, MTsN 6 Batang Hari berharap pembiasaan Salat Duha dapat menjadi karakter melekat yang terus diamalkan oleh para siswa, baik di lingkungan madrasah maupun di rumah. (Hosaw)
|
379x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...