
Batang Hari (MTsNegeri 6 Batang Hari) — Rabu, 11 Maret 2026.
Kegiatan Pesantren Ramadan 1447 H di MTsNegeri 6 Batang Hari kembali berlanjut pada hari ketiga dengan rangkaian kegiatan keagamaan yang diikuti oleh para siswa dengan penuh semangat. Program ini menjadi bagian dari pembinaan karakter religius sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman bagi peserta didik selama bulan suci Ramadan.
Seperti pada hari-hari sebelumnya, kegiatan diawali dengan salat Dhuha berjamaah di musala madrasah, kemudian dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an oleh para siswa. Suasana khusyuk terlihat saat para siswa bersama-sama membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an sebagai bentuk upaya meningkatkan kecintaan terhadap kitab suci serta memperbanyak amal ibadah di bulan Ramadan.
Setelah kegiatan tadarus, para siswa mengikuti tausiah keagamaan yang disampaikan oleh siswa dan guru. Tausiah dari kalangan siswa disampaikan oleh Yusron Hanif, siswa kelas IX.1, yang mengangkat tema “Ramadan Melatih Kesabaran.” Dalam penyampaiannya, Yusron menjelaskan bahwa puasa mengajarkan umat Islam untuk bersabar dalam berbagai keadaan, baik dalam menahan lapar dan dahaga maupun dalam mengendalikan emosi dan perilaku. 
Ia mengajak teman-temannya untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai sarana melatih kesabaran serta meningkatkan kualitas diri agar menjadi pribadi yang lebih baik.
Selain itu, tausiah juga disampaikan oleh M. Sultan, siswa kelas VII.1, yang membahas tentang pentingnya husnuzon kepada Allah SWT. Dalam tausiahnya, ia mengingatkan bahwa setiap ujian dan ketentuan yang diberikan Allah mengandung hikmah dan kebaikan bagi hamba-Nya. Oleh karena itu, seorang muslim hendaknya selalu berprasangka baik kepada Allah dalam setiap keadaan. 
Sementara itu, tausiah dari kalangan guru disampaikan oleh Herly Octasaputra, S.Pd., M.Pd. Dalam penyampaiannya, ia mengangkat tema “Ramadan Membentuk Generasi Muda yang Sholih dan Cerdas.” Ia menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum penting bagi para pelajar untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperkuat semangat belajar.
Menurutnya, generasi muda yang sholih tidak hanya rajin beribadah, tetapi juga memiliki semangat menuntut ilmu, disiplin, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Tausiah berikutnya disampaikan oleh Ibu Mastinah, S.Pd.I., yang membahas tentang salat wajib dan salat sunah. Dalam penjelasannya, ia mengingatkan para siswa tentang pentingnya menjaga salat lima waktu sebagai kewajiban utama seorang muslim. Selain itu, ia juga mendorong siswa untuk membiasakan diri melaksanakan salat sunah sebagai bentuk penyempurna ibadah.
Ia menekankan bahwa salat merupakan tiang agama yang harus dijaga dengan baik, karena melalui salat seorang muslim dapat memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
Kegiatan Pesantren Ramadan hari ketiga ini kemudian ditutup dengan doa bersama, dengan harapan seluruh rangkaian kegiatan Ramadan di MTsNegeri 6 Batang Hari dapat memberikan manfaat besar bagi para siswa dalam meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, serta membentuk generasi muda yang religius dan berkarakter.
(HOSAW)
|
13x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...