
Batang Hari (MTsN 6 Batang Hari)
Kepala MTsNegeri 6 Batang Hari mengikuti rapat koordinasi Seksi Pendidikan Madrasah yang diselenggarakan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari pada Selasa (13/01/2026). Kegiatan ini diikuti oleh para kepala madrasah sebagai forum strategis untuk menyamakan persepsi dan arah kebijakan pengembangan pendidikan madrasah di Kabupaten Batang Hari.
Rapat koordinasi dibuka dengan sambutan Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari, Aprizal, M.Pd. Dalam sambutannya, Aprizal menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas berbagai prestasi yang telah diraih madrasah selama satu tahun terakhir.
�Alhamdulillah, madrasah kita telah banyak meraih prestasi dan penghargaan di bidang akademik, olahraga, dan pengelolaan website. Semoga Tahun 2026 menjadi waktu kita untuk memperoleh lebih banyak lagi prestasi madrasah,� ujar Aprizal.
Selanjutnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batang Hari, H. Zeifni Ishaq, M.H.I., memberikan sambutan sekaligus bimbingan kepada seluruh kepala madrasah. Dalam arahannya, Zeifni menekankan pentingnya menjadikan Asta Protas Kementerian Agama sebagai acuan utama dalam mengembangkan pendidikan madrasah.
Pada poin keempat Asta Protas, Zeifni menegaskan bahwa madrasah harus mampu mewujudkan pendidikan yang unggul, ramah, dan terintegrasi. Ia juga mengingatkan bahwa guru dan kepala madrasah dituntut memiliki empat kompetensi utama, yaitu kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial.
�Seorang guru harus kaya akan literasi dan memahami tren informasi masa kini. Kita sudah dimudahkan untuk mengakses informasi dari mana saja dan kapan saja melalui gawai,� jelas Zeifni.
Lebih lanjut, Zeifni mengingatkan para kepala madrasah agar terus mengasah kemampuan manajerial. Menurutnya, jabatan kepala madrasah merupakan jabatan struktural yang menuntut penguasaan keterampilan manajerial secara komprehensif.
Ia menegaskan bahwa seorang kepala madrasah wajib memiliki kompetensi manajerial, sosio-kultural, dan teknikal agar mampu mengelola lembaga pendidikan secara efektif dan berkelanjutan.
Selain poin keempat, Zeifni juga menekankan implementasi Asta Protas pada poin kedua, yaitu Ekoteologi. Ia menjelaskan bahwa ekoteologi dimaknai sebagai kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari keimanan kepada Tuhan. Oleh karena itu, madrasah sebagai institusi pendidikan berbasis agama diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang hijau dan ramah lingkungan, sejalan dengan program Kemenag ASRI.
Kepala MTsNegeri 6 Batang Hari, Suyatno, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini memberikan penguatan arah dan motivasi bagi madrasah dalam meningkatkan kualitas pengelolaan dan pembelajaran. 
�Arahan dan bimbingan yang disampaikan menjadi pengingat sekaligus penguat komitmen kami untuk terus meningkatkan mutu pendidikan madrasah, baik dari sisi akademik, manajerial, maupun kepedulian terhadap lingkungan. Asta Protas Kementerian Agama menjadi pedoman penting bagi kami dalam melangkah ke depan,� ungkap Suyatno.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh madrasah di Kabupaten Batang Hari semakin solid, adaptif, dan inovatif dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang unggul, berkarakter, dan berwawasan lingkungan.
(Humas MTsNegeri 6 Batang Hari)
Penulis: HOSAW
|
28x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...