
Batang Hari (MTsN 6 Batang Hari)
Senin (27/10/2025), MTsN 6 Batang Hari kembali menggelar upacara bendera rutin yang berlangsung dengan khidmat. Kali ini, kelas 9.2 bertugas sebagai pelaksana upacara, sementara yang bertindak sebagai pembina upacara adalah Hoiriah Okaidah Rangkuti, guru MTsN 6 Batang Hari. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan tema yang sarat makna, yakni "Pentingnya Membiasakan Tiga Kata Ajaib dalam Kehidupan Sehari-hari: Tolong, Terima Kasih, dan Maaf."
Upacara yang diikuti oleh seluruh guru, pegawai tata usaha, dan siswa ini berjalan tertib dan penuh semangat. Hoiriah mengapresiasi para petugas upacara yang telah menjalankan tugas dengan tanggung jawab dan kekompakan tinggi. Namun lebih dari itu, ia mengingatkan seluruh peserta tentang pentingnya membiasakan tiga kata sederhana yang memiliki makna luar biasa dalam kehidupan sehari-hari.
"Tiga kata ini tolong, terima kasih, dan maaf mencerminkan kerendahan hati, sopan santun, dan karakter mulia seorang pelajar madrasah," ujar Hoiriah. "Ketika kita membiasakannya, orang di sekitar akan merasa dihargai dan dihormati."
Menurutnya, tiga kata ajaib ini sering dianggap sepele, padahal justru menjadi cerminan karakter seseorang. Ucapan "terima kasih" misalnya, dapat menjadi hadiah kecil yang membahagiakan hati orang lain. Disampaikan dengan tulus, senyum, dan tatapan hangat, kata ini mampu menumbuhkan semangat untuk terus berbuat kebaikan.
Sementara itu, kata "maaf" menjadi ungkapan yang paling sulit diucapkan karena sering terhalang oleh ego. Padahal, manusia tidak pernah luput dari kesalahan. Dengan mengucapkan maaf, seseorang belajar untuk merendahkan hati, menjaga perasaan orang lain, serta membangun hubungan yang lebih baik.
"Meminta maaf bukan berarti kalah, justru menunjukkan keberanian dan kemuliaan hati," tegas Hoiriah.
Sedangkan kata "tolong" menunjukkan sikap sopan dan penghargaan ketika meminta bantuan. Mengucapkannya tidak akan membuat seseorang terlihat rendah, justru menumbuhkan rasa saling menghormati dan mempererat hubungan antar sesama.
Di akhir amanatnya, Hoiriah mengajak seluruh siswa untuk kembali membudayakan tiga kata ajaib ini dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah.
"Mari biasakan berkata tolong, terima kasih, dan maaf. Tiga kata sederhana ini dapat menciptakan lingkungan madrasah yang santun, berkarakter, dan penuh kasih," pesannya.
Melalui pesan inspiratif tersebut, diharapkan siswa MTsN 6 Batang Hari tumbuh menjadi generasi berakhlakul karimah yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga santun dalam bertutur dan berperilaku. (IM)
|
457x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...