
Batang Hari (MTsN 6 Batang Hari)
Fenomena penggunaan bahasa kasar di kalangan anak muda saat ini semakin mengkhawatirkan. Tak jarang, kata-kata tidak sopan dilontarkan secara bebas, baik di lingkungan sekolah, media sosial, maupun ruang publik lainnya. Melihat kondisi tersebut, Guru Bahasa Indonesia MTsN 6 Batang Hari, Herly Octasaputra, mengambil langkah kreatif dengan membuat video inspiratif bertema "Stop Normalisasi Bahasa Kasar", yang tayang pada Rabu (15/10/2025) di instagram MTsN 6 Batang Hari (https://www.instagram.com/mtsn6batanghari) .
Herly menjelaskan, inisiatif ini berangkat dari keprihatinan terhadap maraknya penggunaan bahasa tidak beradab di kalangan pelajar.
Kita ingin mulai menghapus kebiasaan buruk ini sedikit demi sedikit. Bahasa kasar harus kita hentikan bersama, agar anak-anak kita tumbuh dengan adab dan tutur kata yang baik, baik di sekolah maupun di masyarakat, ujarnya.
Menurut Herly, banyak remaja menggunakan bahasa kasar tanpa memahami maknanya. Padahal, kata-kata memiliki kekuatan besar yang bisa mencerminkan kepribadian seseorang.
Melalui video ini, saya ingin mengajak semua pihak untuk berhenti menormalisasi bahasa kasar. Kata-kata adalah cermin diri. Yuk, biasakan berbicara sopan dan santun. Tunjukkan bahwa kita pelajar yang cerdas dan berkelas! Adab itu lebih tinggi daripada ilmu, tambahnya.
Kepala MTsN 6 Batang Hari, Suyatno, turut mengapresiasi langkah positif yang dilakukan oleh gurunya tersebut.
Apa yang dilakukan oleh Pak Herly ini sangat mulia. Saat ini memang banyak sekali bahasa-bahasa kasar beredar di media sosial, dan kita sebagai pendidik harus menjadi garda terdepan untuk menghentikannya. Semoga upaya ini membawa perubahan dan menginspirasi banyak pihak, tutur Suyatno.
Melalui karya sederhana namun bermakna ini, diharapkan para siswa dan masyarakat luas semakin sadar pentingnya menjaga tutur kata. Karena sejatinya, bahasa yang santun mencerminkan kepribadian yang beradab dan berakhlak mulia. (IM)
|
406x
Dibaca |
. |
Untuk Wilayah Kab. Batang Hari dan Sekitarnya
Memuat tanggal...